Senin, 19 Agustus 2019

PENGIMPLEMENTASIAN INDONESIA SENTRIS DAN MENDUKUNG THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS



Nusantara diatas langit oleh Roro Susanti
Djakarta adalah Ibu Kota Indonesia sejak zaman Penjajahan Jepang yang semula bernama Batavia, sejak saat itu sampai sekarang Jakarta berkembang pesat menjadi pusat segala aktivitas sektor kehidupan rakayat Indonesia. Majunya semua sektor baik pendidikan, jasa, keuangan, infrastruktur, budaya, sosial, ekonomi, bisnis menjadikan kemudahan mampu didapat. Hal ini pula yang menjadikan banyak orang yang berlomba-lomba merantau, imigrasi dan menetap di ibu kota. Dibalik kemajuan Ibu Kota Jakarta, ternyata menyimpan banyak permasalahan yang harus segera terselesaikan, mulai dari krisis air bersih, kemacetan, polusi, rawan banjir, tingginya pertumbuhan urbanisasi, penurunan muka tanah, naiknya muka air laut dan permasalahan lain yang tidak mampu disebut satu per satu.
Permasalahan ini yang menjadikan meningkatnya beban Jakarta sehingga terjadi penurunan daya dukung lingkungan yang mengakibatkan kerugian pada beberapa sektor. Hal ini yang mendasari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menghendaki pembangunan ibu kota baru dilokasi yang memenuhi syarat dan mengutus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengkaji pembangunan ibu kota baru secara teliti. Sampai saat ini pembangunan ibu kota baru sudah di pastikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan berpindah ke pulau Kalimantan, pulau yang memenuhi standar ibu kota baru.
Hasil kajian dari PPN bahwa Ibu Kota Baru akan didesain dengan pendekatan Forest City, Smart, Green, Beautiful and Sustainable. Harapanya, Ibu Kota Baru yang modern berstandar internasional mampu mewujudkan Indonesia sentris dan mampu menjadi kota ideal untuk di jadikan kota percontohan. Indonesia sentris mampu menjadi langkah untuk mengembangkan pulau di luar jawa, meningkatkan produktivitas, mensukseskan pemerataan, mengkonektivitaskan antar pulau, antar provinsi dan antar masyarakat agar tidak terjadi lagi kesenjangan.
Harapan PPN dan para pemimpin bangsa ini untuk ibu kota baru sejalan dengan apa yang saya harapkan. Harapan saya untuk ibu kota Indonesia yang baru dapat saya tarik garis besar menjadi :
1.      Transportasi Ramah, Smart dan Hemat.
Belajar dari Jakarta yang berkutat pada permasalah kemacetan yang menimbulkan kerugian hingga 65 triliun, belum lagi meningkatnya polusi udara. Maka ibu kota baru harus bisa menerapkan sistem pengelolaan transportasi yang baik. Mengumpulkan para ahli dalam bidang teknik otomotif dan transportasi untuk membangun MRT (Moda Raya Terpadu) tanpa awak yang bersumber tenaga uap, angin atau bahan baku aman yang tersedia melimpah (sampah plastik, biodiesel) sebagai transportasi umum utama yang smart dan ramah lingkungan. Meniadakan atau membatasi BRT (Bus Rapid Transit) atau jenis transportasi umum lainya demi mengurangi penggunaan BBM Bahan Bakar Minyak dan mengurangi produksi polusi udara. Bahkan mengeluarkan Undang-Undang mengenai jadwal penggunaan alat transportasi pribadi bisa menjadi upaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan kemacetan.
2.      Membangun Hutan Konservasi Berwawasan Cendekia dan Pariwisata.
Salah satu tema untuk ibu kota baru yaitu Forest City. Saya berharap ibu kota baru bergaya modern yang berstandar Internasional namun tidak menghilangkan lahan untuk pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya yaitu dengan pembangunan hutan konservasi yang terdiri dari kawasan suaka alam (cagar alam, suaka margasatwa) dan kawasan pelestarian hutan (Taman Nasional, Taman Hutan Raya, Taman Wisata Alam). Harapan saya ke-2 kawasan ini tidak hanya sebagai lahan pengawet keanekargaaman flora dan fauna endemik Kalimantan. Namun, hutan konservasi ini didesain juga untuk pengawetan keanekaragaman flora dan fauna dari provinsi lain yang ada di Indonesia dengan di rancangnya konsep hutan konservasi yang berwawasan cendekia dan pariwisata. Artinya, hutan konservasi ini di bangun dengan konsep pendidikan dan pariwisata. Hutan konservasi ini di lengkapi dengan layanan yang mendukung agar para pelajar maupun peneliti dari provinsi lain dan mancanegara mampu menggali ilmu hayati dan keanekaragaman. Pada wawasan pariwisata, harapannya hutan konservasi ini di desain secantik mungkin dan mampu menjadi hutan yang eksotis sehingga mampu menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Bisa saja kita desain seperti taman nasional Tijuca-Brazil, cagar alam Tsingy de Bemaraha-Madagaskar dan seperti hutan Amazon-Brazil. Pemberdayaan kecantikan alam yang sudah tersedia seperti sumber mata air, air terjun, sungai. Pemberdayaan tempat-tempat ini mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
3.      Membangun Lembaga Pendidikan Standar Internasional Berkonsep Sustainable Development Goals.
Harapan saya ke-3 merupakan harapan agar Indonesia memiliki peran besar dalam Sustainable Development Goals demi mewujudkan cita-cita global yaitu mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan yang diharapkan dapat dicapai tahun 2030. SDGs memiliki 17 tujuan dan 169 target, selaras dengan hal ini maka harapan saya lembaga pendidikan miliki pemerintah ini membuka 17 jurusan yang masing-masing jurusan berfokus pada 1 tujuan dari 17 tujuan SDGs. Lembaga pendidikan berstandar internasional ini mampu menjadi wadah bagi bibit unggul bangsa untuk ditempa agar terlatih memecahkan permasalahan dalam negeri maupun pada tingkat global selain itu harapanya tempat ini mampu melahirkan pemimpin yang berkarakter baik, berintegritas dan kritis.
Banyak harapan yang saya panjatkan kepada Tuhan untuk kemajuan tanah airku Indonesia, secara garis besar terangkum dalam 3 harapan ini. Saya yakin jika harapan ini mampu terwujud, pasti visi kebutuhan Indonesia kedepan akan terwujud yaitu menuju Indonesia sentris.
“Bangsa yang besar mewujudkan cita-cita bersama dengan kekuatan anak bangsa yang bersatu dengan penuh tanggung jawab tindakan dan kepekaan hati”.

@bappenasri
@kantorstafpresiden 
#Bappenas
#IbuKotaBaru
#SahabatPembangunan

Jumat, 02 Agustus 2019

Lomba Nasional Artikel & Vlog 2019 Kementerian PPN/Bappenas

ibukotabaru.bappenas.go.id
Hai sahabat pembangunan !


               "Bisa di Sumatera, tapi kok, nanti yang timur jauh. Di Sulawesi agak tengah tapi di barat juga kurang. di Kalimantan kok di tengah-tengah.. nah... kira-kira itulah." Ujar Bapak Presiden kita pada 26/05/2019 saat di wawancarai beberapa media pers, seakan memberikan sinyal bahwa Ibu Kota Indonesia akan berpindah ke luar Jawa yaitu Kalimantan. 

               Berbagai pertimbangan dan kajian telah di olah para pimpinan utamanya oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai badan yang di tunjuk untuk mengkaji lebih detail mengenai perpindahan ibu kota. Berlatar belakang inilah Bappenas dan jajarannya mengajak kaula muda sebagai sahabat pembangunan untuk berperan dengan turut serta dalam memberikan harapan serta gagasan untuk ibu kota baru. Kementerian PPN/Bappenas mengundang sahabat pembangunan untuk berpartisipasi menyumbangkan ide/gagasan apa saja yang menjadi harapan agar Indonesia dengan perwajahan baru dapat menggucang dunia.
           Selain itu, demi mewujudkan cita-cita bersama menuju Indonesia emas 2045 kita sebagai kaula muda wajib berpartisipasi agar cita-cita tersebut bisa berhasil di wujudkan, melalui langkah demi langkah pasti. Salah satu langkah strategisnya yaitu pemindahan Ibu Kota. 
         Nah, sahabat pembangunan....sebagai aktualisasi diri demi membuktikan peran kita dan menciptakan generasi yang berkualitas, ayooo berpartisipasi dalam Lomba Nasional Artikel & Vlog 2019 oleh Kementerian PPN/Bappenas. Dalam lomba ini kita bisa mengekspresikan semua gagasan harapan kita tentang ibu kota baru. Bisa dalam bentul artikel dan vlog ya, seru kan ya ? di jamin, lomba ini seru. Mengasah kemampuan dengan menuangkan pemikiran dan berkesempatkan memenangkan hadiah serta magang di kantor staf presiden RI dan Bappenas RI. Seru kan ya.

Cermati syarat dan ketentuan ya sahabat pembangunan. Selengkapnya bisa cek langsung. ibukotabaru.bappenas.go.id
 Jangan sampai terlewat sampai 20 Agustus 2019 ya sahabat...




Syarat & ketentuan

Syarat & ketentuan

Syarat & ketentuan

Syarat & ketentuan

Syarat & ketentuan
Poster




Tunggu apa lagi sahabat, tuangkan harapan kita mengenai ibu kota baru.
Salam Prestasi Semangat Berkarya...


@bappenasri
@kantorstafpresidenri
#Bappenas
#IbuKotaBaru
#SahabatPembangunan

Kamis, 01 Agustus 2019

Cegah Stunting Wujudkan Generasi Emas

depkes.go.id


              Stunting merupakan kekurangan gizi dalam waktu yang lama akibat asupan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi sehingga menjadi masalah yang kronis. Masalah ini dimulai karena kurangnya pengetahuan ibu dan orang sekitar mengenai asupan yang tepat bagi bayi dalam kandungan, kurangnya kebersihan lingkungan dan sanitasi/ sistem air yang kurang tepat atau bahkan buruk. Sehingga bayi mengalami permasalahan dalam pertumbuhan dan perkembangan sejak dalam kandungan, yang bisa di lihat saat si buah hati menginjak usia dua tahun. Stunting sangat mempengaruhi penampilan fisik anak yaitu tumbuh lebih pendek dari anak seusianya alias kerdil yang paling fatal yaitu melambatnya kemampuan kognitif (mencakup kegiatan mental/otak) sehingga si buah hati yang menjadi harapan bangsa memiliki kemampuan yang kurang maksimal. Padahal harapannya generasi muda dapat membangun perekonomian negara, bersaing secara global dan berproduktifitas tinggi. Harapan besar kemajuan bangsa terdapat pada anak-anak muda sebagai generasi penerus. Untuk mencegah masalah stunting agar tidak menjadi masalah yang lebih besar lagi mari kita kenali penyebab dan pencegahan stunting, dengan mengetahui penyebab kita bisa menyimpulkan penanganan/ pencegahan stunting yang tepat.

Penyebab Stunting.
Stunting di pengaruhi oleh berbagai faktor namun garis besarnya karena kurangnya pengetahuan ibu dan orang sekitar mengenai asupan yang tepat bagi bayi dalam kandungan, kurangnya kebersihan lingkungan dan sanitasi/ sistem air yang kurang tepat atau bahkan buruk.


A. Kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang.
Perlu kita ketahui bahwa masa dalam kandungan adalah masa emas bagi bayi bertumbuh dan berkembang. Dalam proses perkembangan dan pertumbuhan ini lah bayi dalam kandungan membutuhkan asupan gizi yang tepat dan cukup. Perlunya peningkatan zat gizi kalsium, asam folat, protein, zat besi, serat, dan iodium. Zat gizi ini bersumber pada kacang-kacangan, hati, ikan, tempe, garam beryodium dan masih banyak lagi. Ibu juga harus mengetahui cara pengolahan bahan pangan yang tepat dan porsi yang tepat bagi ibu hamil. Ketika asupan gizi si buah hati terpenuhi maka proses perkembangan dan pertumbuhan berjalan dengan baik. Pemenuhan nutrisi harus di iringi dengan penuh kasih sayang dari ibu maupun ayah.


B. Infeksi pada awal kehidupan anak.
Di semua unsur kehidupan manusia yaitu tanah, air, udara pasti terdapat kuman. Walaupun terdapat kuman yang membawa manfaat namun sebagai besar kuman menjadi sumber penyakit yang dapat menyebabkan infeksi. Sudah sejak lama kuman sebagai musuh manusia dan sejarah sudah merekam bahwa banyak wabah penyakit yang di sebabkan oleh kuman. Dalam kandungan ibu keamanan bayi terhadap kuman sangat terjamin kecuali jika ibu terkena infeksi dan akhirnya kuman menerobos pertahanan plasenta yang kemudian masuk ke dalam peredaran darah janin. Saat bayi lahir itulah pertama kalinya ia terpapar oleh kuman. Semakin banyak terpapar oleh kuman maka akan memperlambat proses pematangan sistem kekebalan tubuh bayi. Maka dari itu ibu harus cermat dalam merawat si buah hati. Bahkan telur cacing banyak terdapat pada tanah yang terkontaminasi. Telur cacing biasanya tumbuh dan berkembang pada lahan pertanian yang menggunakan pupuk kotoran manusia dari sinilah telur cacing bisa berpindah-pindah dengan perantara manusia maka dari itu ibu harus selalu memastikan si buah hati menggunakan alas kaki saat berada di tanah lapang. Karena telur cacing dapat terbawa masuk dan berkembang di usus manusia.


C. Sanitasi atau pengadaan air yang buruk.
Menurut Ignasius, dalam riset Kementerian Kesehatan (Kemkes), stunting di sebabkan oleh 40 % karena gizi buruk dan 60 % karena tidak ada air bersih dan sanitasi yang buruk. Kurangnya air bersih dan sanitasi buruk menyebabkan kuman dari kotoran manusia bisa saja menempel pada peralatan dapur atau peralatan rumah tangga di karenakan kurang bersih dalam mencucinya dan akhirnya kuman ikut termakan karena adanya kontaminasi ini. Risiko terburuk yaitu terjadinya infeksi cacing pada usus cacingan). Selain itu kurangnya perhatian saat mencucui tangan juga dapat menjadi pemicu kontamiansi kuman. Ini berdampak pada status gizi anak karena ini terbukti dapat mengurangi nafsu makan anak dan akhirnya menghambat proses penyerapan nutrisi yang berdampak meningkatnya kehilangan nutrisi sehingga pertumbuhan dan perkemangan anak terhambat.
Setelah mengetahua dan memahami ketiga faktor ini maka kita harus memperbaiki bersama demi mencegah stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, tangguh, unggul dan dapat bersaing secara global. Setelah mengetahui penyebab utamanya kita juga harus mengetahui dan mengaplikasikan pencegahannya.


















































Minggu, 18 November 2018

“GIZI SEIMBANG BANGSA SEHAT BERPRESTASI”

Sepuluh pesan gizi seimbang untuk masyarakat umum dalam kondisi sehat.
@KemenkesRI
"Empat sehat lima sempurna" merupakan slogan yang sempat gencar di sosialisasikan kepada masyarakat dengan tujuan mencapai visi pembangunan gizi. Seiring dengan perkembangan IPTEK slogan ini di rasa belum mampu mewujudkan visi pembangunan gizi. Oleh karena itu tahun 1992 di Roma pada konferensi pangan sedunia, berdasarkan prinsip "Nutrition for Balanced Diet" maka tercetuslah Pedoman Gizi Seimbang yang di yakini mampu mengatasi beban ganda Indonesia yaitu kekurangan maupun kelebihan gizi.  Melalui pedoman gizi seimbang ini membawa pesan untuk dibumikan kepada masyarakat agar tercapai prestasi yaitu mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, tangguh, unggul dan mampu bersaing di dunia global.

1. Syukuri dan nikmati anekaragam makanan.
Sebagai makhluk yang berketuhanan selayaknya kita bersyukur kepada Zat yang telah memberi kita kesehatan dan kemampuan. Inilah rizki yang seharusnya kita syukuri, dan implementasi dalam sehari-hari dengan mencuci tangan sebelum makan, berdoa kepada Tuhan sebelum maupun sesudah makan, makan tidak tergesa-gesa dan menerapkan tata krama saat makan maupun minum. Anekaragam makanan artinya kita di anjurkan makan dengan berbagai jenis lauk pauk asal sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh/ dalam jumlah wajar.Terdiri dari 5 kelompok pangan yaitu makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, buah dan minuman. Selain itu yang harus lebih di cermati yaitu memperhatikan kebersihan dan keamanan makanan yang di konsumsi.

2. Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan.
Bagi orang Indonesia dianjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 g perorang perhari bagi anak balita dan anak usia sekolah, dan 400-600 g perorang perhari bagi remaja dan orang dewasa. 400 g perorang perhari, yang terdiri dari :

250 g sayur (setara dengan dua setengah porsi atau dua setengah gelas sayur
setelah dimasak dan ditiriskan)

150 g buah. (setara dengan 3 buah pisang ambon ukuran sedang atau satu setengah potong pepaya ukuran sedang atau 3 buah jeruk ukuran sedang). 

Buah dan sayuran mengandung mineral, vitamin dan serat pangan. Sebagian mineral dan vitamin dalam sayur dan buah berfungsi sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat. Konsumsi sayur dan buah yang cukup dapat menurunkan risiko sulit buang air besar (BAB/sembelit) dan kegemukan. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi sayuran dan buah-buahan yang cukup turut berperan dalam pencegahan penyakit tidak menular kronik. Konsumsi sayuran dan buah-buahan yang cukup merupakan salah satu indikator sederhana gizi seimbang.

3. Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi.
Dalam mewujudkan gizi seimbang kedua kelompok pangan (hewani dan nabati) perlu dikonsumsi bersama kelompok pangan lainnya setiap hari, agar jumlah dan kualitas zat gizi yang dikonsumsi lebih baik dan sempurna, karena keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Pangan hewani mempunyai asam amino lebih lengkap dan memiliki protein, vitamin dan mineral lebih baik. Kandungan zat-zat gizi tersebut lebih banyak dan mudah diserap tubuh. Tetapi pangan hewani mengandung tinggi kolesterol (kecuali ikan) dan lemak. Lemak daging dan unggas lebih banyak mengandung lemak jenuh. Kolesterol dan lemak jenuh diperlukan tubuh terutama pada anak-anak tetapi perlu dibatasai pada orang dewasa. Sedangnkan, pangan protein nabati mempunyai keunggulan mengandung proporsi lemak tidak jenuh lebih banyak dibanding pangan hewani. Juga mengandung isoflavon, yaitu kandungan fitokimia yang berfungsi mirip hormon estrogen (hormon kewanitaan) dan antioksidan serta anti-kolesterol.

4. Biasakan mengonsumsi anekaragam makanan pokok.
Makanan pokok di Indonesia mengandung karbohidrat dan ini sudah menjadi budaya. Selain karbohidrat juga mengandung vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin) dan beberapa mineral. Beberapa serealia terdapat serat, ini penting untuk melancarkan buang air besar dan pengendalian kolesterol darah. Cara mewujudkan pola konsumsi makanan pokok yang beragam adalah dengan mengonsumsi lebih dari satu jenis makanan pokok dalam sehari atau sekali makan.

5. Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak.
Konsumsi gula lebih dari 50 g (4 sendok makan), natrium lebih dari 2000 mg (1 sendok teh) dan lemak/minyak total lebih dari 67 g (5 sendok makan) per hari akan meningkatkan risiko hipertensi, stroke, diabetes, dan serangan jantung merupakan  pernyataan dari Peraturan Menteri Kesehatan nomor 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

6. Biasakan Sarapan.
Membiasakan sarapan pagi tentunya sangat di anjurkan karena membawa manfaat yang luar biasa. Sarapan menjadikan tubuh siap untuk beraktifitas seharian, aktifitas lebih bersemangat dan optimal karena asupan tubuh sudah terpenuhi di pagi hari sehingga siap untuk beraktifitas dengan energi yang sudah disiapkan melalui sarapan. Pada orang dewasa sarapan mampu mencegah dari kegemukan. 

7. Biasakan minum air putih yang cukup dan aman.
Air termasuk dalam zat gizi makro yang penting karena tubuh tidak mampu memproduksi air. Air di perlukan oleh tubuh dalam jumlah yang banyak untuk menunjang kesehatan. Air memiliki peran yang sangat penting sebagai pengatur proses biokimia, pengatur suhu, pelarut, pembentuk atau komponen sel dan organ, pelumas sendi serta bantalan organ, media tranportasi zat gizi dan pembuangan sisa metabolisme. Gangguan terhadap keseimbangan air di dalam tubuh dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan atau penyakit, antara lain: sulit ke belakang (konstipasi), infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, gangguan ginjal akut dan obesitas.Mari budidayakan minum air mineral yang cukup untuk tubuh.

8. Biasakan membaca label pada kemasan pangan.
Sebelum membeli di anjurkan membaca label informasi kandungan zat gizi dan tanggal kadaluarsa. Agar konsumen bisa menghindari makanan atau minuman yang mengandung zat yang dilarang di konsumsi oleh masing-masing individu.

9. Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir.
 Cuci tangan merupakan perilaku hidup sehat yang harus menjadi kebiasaan pada setiap individu karena dengan mencuci tangan mampu mencegah dari berbagai penyakit contohnya diare. PBB mentapkan 15 Oktober sebagai hari cuci tangan sedunia pakai sabun sebagai upaya menurunkan angka kematian anak usia di bawah lima tahun dan pencegahan penyebaran penyakit.

10. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal.
Mempertahankan berat badan normal dengan pola konsumsi makanan dengan susunan gizi seimbang dan beraneka ragam serta mempertahankan kebiasaan latihan fisik/olah raga teratur. Aktivitas fisik dikategorikan cukup apabila seseorang melakukan latihan fisik atau olah raga selama 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu. Jadi itu lah pesan-pesan dalam gizi seimbang tentunya sangat bermanfaat sekali untuk menjaga kesehatan tubuh. Tidak hanya mempertahankan kesehatan namun dengan ini harapannya visi pembangunan gizi dapat tercapai. Mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, unggul, mampu bersaing, berkualitas, tangguh. Generasi yang sehat dapat menunjang tercapainya cita-cita luhur lainnya.

Mari kita sebagai insan yang mempelopori gerakan perubahan perilaku dengan membudidayakan perilaku sehat, karena dengan hidup sehat maka akan tercapai prestasi-prestasi hebat.

Salam Hidup Sehat.
Hidup Sehat Prestasi Hebat.

Raden Roro Susanti Septi

#Universitas Ngudi Waluyo
#Dasar-Dasar Komunikasi
#Ibu Indri Mulyasari, S.GZ, M.GIZI

Selasa, 09 Oktober 2018

Melawan Stunting Dengan Menu Bernutrisi

pergizi.org

           Diterangkan Menkes Nila Moeloek, kesehatan berada di hilir. Seringkali masalah-masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, baik itu masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Karena itu, ditegaskan oleh Menkes, kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat.

1) Pola Makan

Masalah stunting dipengaruhi oleh rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, serta seringkali tidak beragam.

Istilah ''Isi Piringku'' dengan gizi seimbang perlu diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam satu porsi makan, setengah piring diisi oleh sayur dan buah, setengahnya lagi diisi dengan sumber protein (baik nabati maupun hewani) dengan proporsi lebih banyak daripada karbohidrat.

2) Pola Asuh

Stunting juga dipengaruhi aspek perilaku, terutama pada pola asuh yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan Balita.

Dimulai dari edukasi tentang kesehatab reproduksi dan gizi bagi remaja sebagai cikal bakal keluarga, hingga para calon ibu memahami pentingnya memenuhi kebutuhan gizi saat hamil dan stimulasi bagi janin, serta memeriksakan kandungan empat kali selama kehamilan.

Bersalin di fasilitas kesehatan, lakukan inisiasi menyusu dini (IMD) dan berupayalah agar bayi mendapat colostrum air susu ibu (ASI). Berikan hanya ASI saja sampai bayi berusia 6 bulan.

Setelah itu, ASI boleh dilanjutkan sampai usia 2 tahun, namun berikan juga makanan pendamping ASI. Jangan lupa pantau tumbuh kembangnya dengan membawa buah hati ke Posyandu setiap bulan.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah berikanlah hak anak mendapatkan kekebalan dari penyakit berbahaya melalui imunisasi yang telah dijamin ketersediaan dan keamanannya oleh pemerintah. Masyarakat bisa memanfaatkannya dengan tanpa biaya di Posyandu atau Puskesmas.

3) Sanitasi dan Akses Air Bersih Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah akses sanitasi dan air bersih, mendekatkan anak pada risiko ancaman penyakit infeksi. Untuk itu, perlu membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta tidak buang air besar sembarangan.

''Pola asuh dan status gizi sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua (seorang ibu) maka, dalam mengatur kesehatan dan gizi di keluarganya. Karena itu, edukasi diperlukan agar dapat mengubah perilaku yang bisa mengarahkan pada peningkatan kesehatan gizi atau ibu dan anaknya'', tutupnya.




http://www.depkes.go.id/article/view/18040700002/cegah-stunting-dengan-perbaikan-pola-makan-pola-asuh-dan-sanitasi-2-.html

Minggu, 12 Februari 2017

Ayo! Jalan ke Surganya Indonesia

"Surga di Timur Indonesia" 


surganya Indonesia



          Nusa Tenggara Timur, satu provinsi yang di dalamnya tersimpan kedamaian surga dan kekayaan budaya. Salah satunya Pantai Kolbano, surga yang tersimpan di timur Indonesia. Terletak di desa Kolbano, kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur, berjarak sekitar 90 km dari SoE (ibu kota kabupaten) dan 140 km dari Kupang (ibukota provinsi), sekitar 4 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi dari kota Kupang. Saat kata pantai terlintas, apa yang kebanyakan orang fikirkan ?, banyak yang beranggapan bahwa pantai identik dengan hamparan pasir di sertai ombak yang berlarian. Pantai Kolbano, pantai unik ini berbeda dengan pantai pada umumnya. Pantai dengan kilauan hamparan beribu batu langka, ada yang oval, prisma, bulat, lonjong, dan masih banyak lagi.

         Ukurannya pun bervariasi,menarik dan unik. Salah satu hal yang paling menarik dan luar biasa adalah warna-warni batuan tersebut yang langka di temukan. Mencari batu cantik yang memiliki warna-warni unik tentunya hanya bisa di temukan di Pantai Kolbano, warna merah muda(pink),cokelat,abu-abu kehijauan,peach dan masih banyak warna lainnya yang membuat gradasi cantik. Maka tidak jarang wisatawan menyebut Pantai Kolbano sebagai pantai kerikil seribu warna.Tidak hanya sebagai tempat melepas penat dan lelah, banyak wisatawan yang berkunjung hanya untuk mengoleksi kerikil berwarna ataupun di pakai sebagai penghias rumah, penghias akuarium dan mempercantik taman. Kerikil yang unik dari Pantai Kolbano dimanfaatkan penduduk setempat sejak tahun 1971, cukup terkenal dan sudah di kirim keberbagai daerah. Berdasarkan hasil percakapan saya dengan tour leader saat berkunjung di Pantai Kolbano, yaitu bapak Pae Nope, bahwa kerikil cantik pantai kolbano sudah di ekspor sampai ke Jepang. Hal ini membuat saya semakin terpesona serta bangga menjadi bagian dari Indonesia. Tentunya semakin membuat saya khawatir akan terjadinya pemberdayaan kerikil warna dengan kurang bijak.                         
                  Pemberdayaan kerikil cantik di Pantai Kolbano harus sebijak mungkin, untuk mencegah kerusakan wajah pantai Kolbano. Dengan menaati UU No 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup,menyatakan bahwa lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Pemberdayakan kerikil warna akan membantu masyrakat dalam sektor perekonomian, tetapi apabila dilakukan dengan tidak bijak maka pemerintah harus tegas untuk menegakkan peraturan. Ditegakkannya peraturan agar tidak memperdayakan kerikil warna secara berlebihan, merupakan salah satu upaya untuk melestarikan kebersihan,keindahan dan kecantikan surga Pantai Kolbano. Keindahan,kebersihan dan keasrian Pantai Kolbano menjadi keistimewaan yang membawa setiap wisatawan merasakan surga di timur Indonesia. Hamparan kerikil cantik yang memikat hati seperti permadani yang terbentang. Dimana pantai ini masih sangat asri dan alami serta menyajikan pesona pantai yang sangat indah mempesona mata setiap wisatawan.
                       Pantai Kolbano menjanjikan satu kemewahan karena Pantai ini termasuk wilayah terluar Indonesia dan berada di bibir laut Timor serta Samudera Hindia yang langsung berhadapan dengan kota Darwin, Australia.Tidak hanya pesona di siang hari yang memikat mata, disaat malam haripun mata wisatawan masih tetap di manjakan dengan kemewahan dan cantiknya gemerlap lampu kota Darwin, Australia. Bentangan kerikil warna yang cantik serta ombak yang cukup keras merupakan tempat sempurna untuk memanjakan mata dan menyejukkan pikiran, di tambah hanya dengan satu tempat maka wisatawan dapat melihat matahari terbit dan langit yang memerah disaat matahari terbenam di kala senja. Surga di Timur Indonesia yang satu ini tidaklah kehabisan pesonanya. Selain bentangan kerikil warna yang cantik, pantai kolbano memiliki daya tarik yang luar biasa dan tentunya tidak akan bisa di jumpai di tempat wisata lain.
                Fatu Un namanya, dalam bahasa setempat Fatu berarti batu dan Un yaitu manusia. Batu karang raksasa yang berdiri tegak diselimuti rerumputan dan tanaman perdu serta memiliki bentuk yang istimewa menyerupai kepala singa, begitu cantiknya Fatu Un melengkapi megahnya deburan ombak yang berlarian . Menambah ketakjuban wisatawan yang pertama kali melihat secara langsung dan mencoba untuk menaklukkan puncak Fatu Un yang tingginya sekitar 50 m .Pantai Kolbano Semakin menunjukkan keeksotisannya kepada wisatawan dengan sajian dari puncak Fatu Un. Memang tidaklah mudah untuk mendaki puncak Fatu Un, dengan permukaan batu yang licin,terjal dan cukup rapuh. Dibutuhkan kehati-hatian dan keberanian untuk mendaki Fatu Un, tetapi semua usaha dan kerja keras untuk mendaki Fatu Un akan terbayar setelah sampai pada setengah puncak dan akan terasa luar biasa apabila sampai pada puncaknya.
                      Terdapat hadiah istimewa yang di janjikan dan di sediakan puncak Fatu Un, lukisan laut bersih dengan gradasi biru muda jernih hingga kilauan biru tua membentang luas dengan tepinya di hiasi hamparan mempesona batuan unik warna yang cantik. Di tambah dengan panorama deretan bukit kapur yang terlihat dari kejahuan dan semilir kesejukan pepohonan di tepi pantai yang rindang. Banyak fotografer yang datang dan berniat mendaki Fatu Un, untuk mendapatkan potret serta momen cantik surga di timur Indonesia. Selain panoramanya yang memikat, pantai Kolbano juga memilki sisi lain yang melekat erat, desa Kolbano memiliki sebuah ‘Mite’ (cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan dianggap suci oleh yang empunya cerita) yang cukup terkenal di bumi TTS dan Timor umumnya. Kisah “Bi Kabin” menjadi mite (mitos) yang sudah ada sejak berabad lalu bahwa seorang gadis cantik bernama Bi Kabin menikah dengan Na’ Besimnasi(seekor buaya) yang dipercaya sebagai Raja Laut.
                            Pernikahan itu telah di restui oleh keluarga Bi Kabin dan di perkirakan pernikahan ini terjadi sekitar akhir tahun 1700 atau awal 1800. Konon pada jaman dahulu, untuk menjaga kelestarian alam dan hubungan kekerabatan dengan Na’ Besimnasi, keluarga Bi Kabin bersama warga desa selalu melakukan ritual tahunan tertentu di pantai ini. Sebagai ucapan terimakasih dari sang Raja Laut, pantai Kolbano selalu dilimpahi berjuta-juta ekor ikan Nipi (ikan kecil mulut panjang) ke bibir pantai Kolbano dan bisa diambil oleh seluruh warga tanpa menggunakan alat tangkap. Mite ini menjadi oleh-oleh bagi para wisatawan mengenai kisah yang pernah terjadi di pantai Kolbano. Mite ini pula yang semakin menambah kekayaan alam pantai Kolbano dan di sisi lain kecantikan warna-warni hamparan batuan yang luar biasa di lengkapi dengan Fatu Un dengan puncaknya yang mempesona.
                          Menjadi ketenangan serta membayar semua kerja keras setiap wisatawan yang telah berusaha untuk menginjakkan kaki di Pantai Kolbano. Satu hal lagi yang perlu di ingat bahwa kecantikan yang tersimpan di pantai Kolbano tiada duanya atau bisa di katakana hanya akan di temukan di Nusa Tenggara Timur. Tidak hanya cantik dan bersih ternyata surga timur ini juga membawa manfaat bagi masyarakatnya. Dalam sektor pangan, pantai Kolbano juga terkenal sebagai penghasil ikan di Timor Tengah Selatan (TTS). Di saat persediaan maupun pasokan ikan di Kupang menurun, ikan-ikan Kolbanolah yang menjadi andalan untuk pemenuhan kebutuhan ikan di SoE. Pemberdayaan ikan yang di lakukan oleh nelayan masih dengan pola tradisonal atau cara sederhana serta peralatan yang seadanya. Kurang ramahnya Perairan pantai selatan Timor yang langsung terhubung dengan Samudera Indonesia menjadi salah satu faktor kurang berkembangnya sistem penangkapan ikan di Timor Tengah Selatan (TTS). Selain faktor ini, para nelayan yang tidak memiliki pengetahuan serta keterampilan melaut yang memadai.
                 Nelayan hanya bisa menangkap ikan atau melaut dengan menggunakan sampan-sampan kecil dan hanya bisa pada zona aman. Walaupun pada beberapa tahun ini di daerah Timor Tengah Selatan (TTS) sudah di dirikan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang mempelajari perikanan, tetapi hal ini belum memberi kebermanfaatan yang signifikan dalam bidang peningkatan pengolahan maupun penangkapan ikan di Timor Tengah Selatan (TTS). Tentunya penting untuk mengembangkan serta melestarikan kekayaan alam Indonesia, khususnya tempat tertentu yang belum/jarang tersentuh tangan manusia. Sama halnya untuk mengembangkan Pantai Kolbano, di butuhkan partisipasi dari berbagai pihak . Partisipasi masyarakat yang terus mengupayakan pengembangan aksesbilitas, pembangunan infrastruktur/sarana pariwisata dan tentunya turun tangan masyarakat untuk melestarikan kebersihan dan kecantikan pantai Kolbnao.
                       Tidak hanya partisipasi masyarakat, semuanya harus di dukung dengan peran maupun dukungan pemerintah. Penegakkan peraturan dengan tegas dan adil, dengan tujuan menjaga kelestarian alam. Hal yang mendasar yaitu masyarakat harus memiliki kesadaran untuk menjaga alam dengan hati dan tidak kalah penting bahwa semua sektor pengelola wisata harus memiliki profesionalisme serta integritas yang baik untuk mengembangkan Pantai Kolbano. Beralih pada aspek peninggalan sejarah bahwa pada 26 Oktober 1907 menjadi tanggal bersejarah bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur khususnya Kolbano, mereka yang terkenal idealis sudah berani melawan penindasan Belanda. 3 orang pahlawan bangsa yang mengambil bagian dalam cerita heroik “Perang Kolbano” beliau adalah Boy Kapitan (Boy Boimau), Pehe Neolaka dan Esa Taneo, telah berhasil menumpas pasukan Belanda. Membela tanha air sampai titik darah penghabisan.Tidak di sangka, surga yang begitu damai ternyata menyimpan fakta yang menjadi salah satu peninggalan bersejarah dan penghias kronologi perjuangan rakyat Timor Tengah Selatan (TTS) dalam melawan penjajahan merebut kebenaran.
                          Sebagai penghargaan maka satu tahun setelah berkobarnya “perang kolbano” atau pada tahun 1908, pemerintah Belanda membangun tugu peringatan perang kolbano 1907. Begitu kaya akan cerita yang menjadi fakta perjuangan, sama kayanya dengan cita rasa berbagai kuliner khas Nusa Tenggara Timur. Akan semakin luar biasa jika mengenal dan mencoba keistimewaan kuliner di Nusa Tenggara Timur. Makanan khas yang pertama kali saya santap saat saya berkunjung di Nusa Tenggara Timur yaitu jagung bose. Jagung bose memiliki komposisi yang kaya nutrisi seperti biji Jagung, kacang tanah, dan kacang merah/kacang nasi. Rasanya yang unik seperti nasi dan kuahnya sangat kental, saat sampai di mulut rasanyapun menarik. Jagung bose di pulau Timor di jadikan sebagai pengganti nasi yang biasanya di masak dengan santan.
                         Memerlukan waktu yang cukup lama untuk memasaknya, menyajikan jagung bose biasanya dalam rangka menyambut tamu ataupun merayakan sebuah perayaan. Cita rasa keunikan jagung bose tidak lengakap jika tidak di tambah daging se’i sapi yang lezat. Daging se’i sapi yaitu daging sapi yang di asap kemudian di tumis dengan bunga papaya. Kelezatan yang tiada tandingannya, daging se’i sapi mendapat aroma lezat dari serangkaian pengasapannya. Menurut adat Timor, jagung bose di tambah dengan daging se’i sapi akan menjadi makanan terlarang/pantangan, apabila tidak di damping dengan lawar ikan. Lawar ikan dibuat dari ikan teri segar yang masih mentah. Cukup 10 menit di rendam air cuka kemudian dibumbui irisan bawang merah,cabai,garam,dan perasan jeruk nipis. Santapan khas yang unik,menarik dan bernutrisi. Tidak hanya itu, masih banyak potensi yang bisa di gali dan terus di kembangkan, keberlimpahan lontar atau siwalan dan asam. 2 komoditas yang berlimpah di Kolbano, dan tentunya harus di kelola dengan serius.
                    Keseriusan dari berbagai pihak untuk mengembangkan lontar maupun asam akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan akan megurangi pengangguran. Pohon lontar yang hampir mirip dengan pohon palem, memiliki buah seperti kelapa yang berbentuk bulat dengan warna hitam keunguan manggis dengan daging buah yang manis mirip rambutan. Banyak masyarakat timur yang mengolah pohon lontar/siwalan untuk di jadikan minuma segar. Salah satunya olahan tuak manis, tuak manis berasal dari nira (cairan yang dihasilkan pohon lontar) yang belum mengalami fermentasi sehingga rasanya manis dan segar. Karena tidak mengandung alkohol maka minuman segar yang satu ini bisa di konsumsi oleh siapa saja dan akan terasa istimewa jika di minum di bawah terik matahari saat musim panas. Tidak jauh berbeda dengan buah pohon lontar/buah siwalan, Nusa Tenggara Timur juga terkenal dengan pohon tambaring. Pohon tambaring atau asam timor memiliki banyak manfaat, dari buah yang masih mentah sampai matang dan daunnya.
                     Buah yang masih mentah biasanya di campur dengan garam dan cabai, sensasi rasa yang luar biasa tidak akan pernah bisa di temukan di tempat lain. Biasanya buah tambaring di jadikan bumbu dapur dengan mengupas dan mengeluarkan bijinya, lalu di bentuk bulatan bola kecil, terkadang juga di olah untuk manisan. Semua yang Tuhan anugerahkan kepada manusia harus selalu di syukuri dan di lestarikan. Menjaga dan mengembangkan alam dengan ikhlas. Selalu mengkaji dan mengenalkan alam kepada masyarakat luas merupakan salah satu cara mengembangkan potensi wisata alam. Tidak hanya mengenalkan saja, tetapi ikut memonitoring perkembangan. Surga timur yang begitu damai, harus di lindungi dan terus di dukung oleh semua pihak.
                      Kolbano yang sejuk harus selalu di teriakkan kepada masyarakat luas baik nasional maupun internasionl. Pemerintah terus bergerilya untuk berperan memajukan potensi wisata di Indonesia, salah satu caranya dengan menyelenggarakan berbagai ajang kopetensi yang menyangkut pariwisata di Indonesia. Pantai Kolbano dan objek wisata yang belum berkembang harus memiliki nasib yang sama dengan objek wisata Indonesia yang terkemuka ,layaknya raja ampat,pantai kuta,bunaken, taman nasional komodo dan masih banyak lagi. Panorama yang indah layaknya surga dunia dan di hiasi dengan banyak kronologi sejarah. Di lengkapi beragamnya cita rasa kuliner yang istimewa dan wajib di coba.
              Semua adalah bagian dari kekayaan bangsa Indonesia. Indonesia tanah air dan tanah kelahiran kita. Tidak menjadi masalah, di mana kita dilahirkan, apakah di barat,tengah, atapun di timur Indonesia. Kita adalah Indonesia, bagian barat milik kita, begitu pula bagian tengah dan timur. Milik kita semua, kita yang wajib menjaga dan terus berupaya mengembangankan alam. Pantai Kolbano adalah satu dari banyaknya surga di alam Indonesia.



Bangga menjadi bagian dari INDONESIA

Ayo!!! makmurkan alam Indonesia dengan bijak

Salam

Selasa, 27 Desember 2016

Toleransi adalah....

 "Different is beautiful,like rainbow"




kebersamaan dg warga benteng none,NTT





              "gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo“ salah satu ungkapan jawa yang di gunakan untuk menggambarkan betapa kayanya alam Ibu Pertiwi dengan keadaan yang tentram dan damai. Ibu Pertiwi adalah salah satu Negara kepulauan yang memiliki keberagaman suku,bahasa dan ras serta golongan. Kebudayaan yang berbeda-beda di setiap daerah, keberagaman bahasa,adat istiadat. Di balik keberagaman dan damainya Ibu Pertiwi, haruslah tercipta toleransi antar sesama, toleransi sebagai sikap menghargai terhadap kemajemukan. Dengan kata lain sikap ini bukan saja untuk mengakui eksistensi dan hak-hak orang lain, bahkan lebih dari itu, terlibat dalam usaha mengetahui dan memahami adanya kemajemukan(Djohan Efendi). Dalam bahasa Inggris “tolerance” yang berarti sikap membiarkan, mengakui dan menghormati keyakinan orang lain tanpa memerlukan persetujuan. Sedangkan dalam bahasa Arab istilah ini merujuk kepada kata “tasamuh” yaitu saling mengizinkan atau saling memudahkan. ironisnya dilapangan banyak kita jumpai konflik-konflik yang berkebalikan dengan toleransi yaitu bersikap intoleransi(Tidak tenggang rasa).

             Seperti konflik pembakaran rumah ibadah di Tolikara,Papua Barat,Pembakaran gereja di Aceh Singkil, bom kuil Budha di kota Jakarta(7 Agustus 2013),pembakaran 50 rumah Warga Muslim Syiah di Madura. Tentunya masih banyak lagi kasus-kasus intoleransi di Ibu Pertiwi yang tidak di ketahui oleh masyarkat. Menurut http://www.koran-sindo.com edisi 10 Agustus 2016 bahwa kasus intoleransi tertinggi di Indonesia berada di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan survei yang di lakukan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid, tingginya kasus intoleransi di Jawa Barat setidaknya dapat dilihat dari banyaknya pelaku bom bunuh diri yang tercatat asal Jawa Barat. Selain Jawa Barat, provinsi lain yang menempati urutan tertinggi kasus intoleransi yakni Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kesimpulan yang dapat saya ambil dari fenomena ini bahwa warga Indonesia masih kurang memiliki kesadaran untuk bertoleransi antar manusia yang memiliki hak dan kewajiban yang sama. Ibu Pertiwi membutuhkan insan-insan yang berintegritas tinggi dan berkarakter serta berjiwa nasionalisme. Dengan integritas tinggi,karakter yang baik serta nasionlisme individu-indivu pasti akan bisa bersatu walaupun perebedaan begitu terasa mencolok.

              Seperti semboyan NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, walaupun bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa yang memiliki kebudayaan dan adat-istiadat yang beraneka ragam namun keseluruhannya merupakan suatu persatuan. Indonesia yang berbeda-beda harus menjadi satu, agar tercapainya tujuan Indonesia, yang tertulis pada Pembukaan UUD ’45. Alinea Keempat, disebutkan bahwa “…melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial …”.

                Dasar inilah yang menggerakkan dan menyadarkan saya sebagai salah satu pemuda Indonesia untuk tetap mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif dan terus berperan aktif untuk NKRI. Sebulan lalu saya telah ikut berpartisipasi pada salah satu program pertukaran kebudayaan antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam Program Siswa Mengenal Nusantara yang di adakan oleh BUMN Hadir untuk Negeri. Banyak nilai kehidupan yang saya peroleh, dari aspek budaya sosial masyarakat bahkan butir-butir nilai religinya.Salah satu agenda kegiatan yaitu mengunjungi Suku Boti, Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Suku yang masih memegang teguh kepercayaan pada roh-roh leluhur atau animisme. Walau kami dari Jawa Tengah yang mayoritas muslim, kami di sambut dan di terima dengan baik. Saya merasa nyaman dan aman berada di sana walau perbedaan kami begitu mencolok. Ini adalah salah satu contoh tolerasi antar manusia, harapan saya dan teman-teman bahwa sikap toleransi bisa menjadi karakter yang sudah tertanam di setiap individu agar terwujudnya tujuan NKRI “melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”. Mari kita ikut bergerak aktif dengan suatu kesederhanan yang berdampak besar untuk menanamkan sikap toleransi.


Bertoleransi dalam perbedaan itu indah
mari kita menjadi satu walau kita berbeda suku 
"because,,different is beautiful"

Salam